bestik harjo kuliner khas solo

Bestik Harjo Kuliner Khas Solo

Sebagai destinasi wisata kuliner, kota Solo bisa dikatakan merupakan kota tujuan wisata kuliner khas Solo yang tak pernah tidur. Saat perut keroncongan di jam-jam kebanyakan orang tertidur, Solo masih punya rekomendasi tempat jajan untuk mengisi perut lapar sembari memanjakan lidah. Kuliner malam di kota Solo yang jadi primadona bagi warga setempat ataupun wisatawan adalah warung makan bestik Harjo. Meskioun tempat makan ini hanya berupa lapak kaki lima, namun kelezatannya bertahan hingga tiga generasi. Pengelola yang sekarang merupakan generasi ketiga dari Mbah Harjo perintis warung bestik ini. Saat ini, Bestik Harjo kuliner khas Solo ini telah memiliki tiga cabang, diantaranya berapa di bilangan Jalan Dr.Radjiman, Jalan Kapten Mulyadi, dan Jalan Veteran. Ketiga cabang tersebut buka mulai pukul lima hingga tengah malam.

Jika mengacu Wikipedia, pengertian bestik atau steik adalah sepotong besar daging, biasanya daging sapi. Bahan baku yang biasa digunakan adalah daging merah, dada ayam dan ikan sering  dipotong menjadi steik. Kebanyakan steak dipotong tegak lurus dengan serat otot, sehingga menjadikan daging nantinya akan lebih cepat empuk saat proses pengolahan. Steak ala barat biasanya dimasak dengan dipanggang, meskipun dapat digoreng atau dalam teknik memasak profesional disebut broil. Bistik yang ada di Solo merupakan makanan sejenis selat, berbahan utama daging sapi maupun ayam, dan telur. Jenis varian enunya adalah bestik ayam, bestik brutu, bestik rempelo ati, bestik daging sapi, dan bestik lidah sapi. Bestik di Solo berkuah manis dengan sedikit rasa asam segar yang didapat dari tomat. Bistik disajikan dalam satu porsi dengan sayuran, di antaranya wortel, kentang, dan selada.

Usaha keluarga ini awalnya dirintis pada tahun 1965 oleh Mbah Harjo yang pada saat itu berjualan di daerah Singosaren, sekarang cabang Bestik Harjo yang berada di cabang Pasar Gading yang dikelola oleh cucunya. Menu-menu di Harjo Bestik, di antaranya, bistik ayam, bistik brutu, bistik rempelo ati, bistik daging sapi, dan bistik lidah sapi. Menu lain nonbistik yang juga disediakan ialah bakmi, nasi goreng, dan sup makaroni. Harga makanan di Harjo Bestik berkisar antara Rp 14 ribu hingga Rp 36 ribu. Cukup terjangkau untuk pengalaman wisata kuliner yang dijamin membekas dihati.

Sedikit tips bila berkunjung ke warung Bestik Harjo rame-rame bersama teman atau keluarga, pesanlah menu yang berbeda agar bisa saling icip menu yang lainnya juga. Selamat menikmati bestik Harjo kuliner khas Solo di kota Surakarta. WisataSolo.ID 0818186285 sewa mobil solo dengan harga terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *