1471601623309

Mengunjungi Museum Batik Danarhadi Solo

Museum Batik Danarhadi Solo, adalah museum pribadi yang didirikan oleh Bapak Santosa Doellah pemilik Batik Danarhadi. Museum ini memajang koleksi batik lebih 1.100 potong yang merupakan bagian dari 10.000 lebih total koleksi yang dimiliki oleh Pak Santosa Doellah. Museum ini terletak di Jalan Slamet Riyadi Solo yang dulunya merupakan rumah pangeran wuryaningrat yang merupakan salah satu pangeran kasunanan Surakarta, yang biasa di kenal dengan ndalem wuryaningratan. Sejak di beli oleh Danarhadi, Ndalem Wuryaningratan ini di fungsikan sebagai Outlet batik, restoran, museum batik dan gedung pertemuan, bahkan dulu sempat di fungsikan sebagai pabrik batik Danarhadi.

Museum ini bercerita tentang proses pembuatan batik dari aspek pewarnaan alami sepeti soga, mengkudu, indigo dan proses pencelupannya yang berkali kali, proses pelapisan lilin, panjangnya proses pembuatan sebuah batik tulis dari kain kosong menjadi sebuah batik cantik membuat kita memahami kenapa harga sebuah batik tulis menjadi cukup mahal. Selain batik tulis di museum ini juga terdapat cara pembuatan batik cap, bahkan terdapat mini workshop pembuatan batik tulis dan cap di bagian belakang museum. Mini workshop ini buka dari Senin sampai dengan Sabtu, jadi bila anda datang ke museum ini di hari libur atau Minggu anda tidak akan bisa menemukan pekerja di mini workshop ini. Museum ini juga memiliki koleksi batik dari jaman dahulu, koleksi tertua batik produksi 1840, batik batik yang dipajang dimulai dari batik keraton kasunanan Surakarta, Kasultanan Yogyakarta, Pura Mangkunegaran, Pura Pakualaman yang memiliki filosofi mendalam di setiap motif batiknya, batik Belanda yang dulu di produksi oleh Belanda yang tinggal di Indonesia yang berisi dongeng Hensel and Gretel, Red Riding Hood bahkan perang Diponegoro versi Belanda juga ada disini kemudian batik tiga negeri dimana finishing pewarnaannya di lakukan di Solo, Pekalongan dan Rembang hal ini dilakukan karena kandungan air ditiga daerah tersebut memiliki pengaruh yang berbeda terhadap warna. Batik batik motif pesisiran juga bisa kita ketemukan disini, Madura, Lasem, Pekalongan bahkan batik batik dari Siam juga bisa kita ketemukan.Museum ini memiliki penataan yang sangat baik dan koleksi batik yang sangat lengkap, koleksi ini diperoleh Pak Santosa Doellah dari berbagai sumber bahkan dari balai lelang internasional. Museum ini sangat direkomendasikan untuk di kunjungi apabila anda sedang berada di Solo. Mari ke Solo bersama rental Wisatasolo 0818186285 dan dapatkan pengalaman terbaik di Solo.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *