prambanan ekspres

Prambanan Ekspres (Prameks) Penghubung Dua Kota Budaya

Prambanan Ekspres atau biasa disebut Prameks adalah Kereta Api Diesel yang menghubungkan dua Kota Budaya, Solo – Jogja. Kereta ini merupakan favorit para penglaju Solo – Jogja ataupun sebaliknya. Istilah penglaju ini digunakan oleh para komuter yang tinggal di Solo dan bekerja di Jogja ataupun sebaliknya.  Sebelum berbicara panjang lebar mengenai Prameks mungkin kita perlu sedikit mengetahui sejarah kereta ini.

Sebelum nama Prameks resmi beroperasi, pada tahun 1960-1970an sudah ada kereta penghubung Solo-Jogja yang bernama Kuda Putih. Nama ini diambil dari lambang kuda berwarna putih yang berada di lokomotif. Prameks atau Prambanan Ekspres baru resmi beroperasi pada 20 Mei 1994 dengan rute perjalanan Solo-Jogja, baru pada tahun 2007 dibuka rute baru Kutoarjo-Yogyakarta-Solo. Selama pengoperasiannya, Prameks sudah berkali-kali berganti jadwal pemberangkatan bahkan sekarang Prameks beroperasi hampir setiap jam. Hal ini tak lain adalah untuk memenuhi permintaan masyarakat yang semakin banyak beralih menggunakan transportasi kereta api.

Padatnya penumpang Prambanan Ekspres ini membuat anda kesulitan untuk naik secara goshow. Jika tidak meluangkan waktu beberapa jam sebelum keberangkatan, bisa dipastika pasti Anda akan kehabisan tiket dan harus beralih menggunakan transportasi lain. Namun seiring waktu manajemen PT.KAI yang semakin berbenah peraturan mengenai Prameks berubah. Karena tingginya animo masyarakat memilih Prameks mulai tahun 2016 tiket bisa dipesan H-7 sebelum keberangkatan sehingga jika Anda berencana berlibur ke Jogja menggunakan kereta api Anda tidak perlu risau akan kehabisan tiket karena pemesanan tiket bisa pulang-pergi.

Kereta Prameks yang beroperasi pertama kali mempunyai ciri khas warna kuning terangnya. Namun setelah insiden rel anjlok beberapa tahun silam Prameks perlahan-lahan ditarik dan layanan perjalanan Solo-Jogja dibantu dengan kereta Sriwedari. Dari segi kenyaman, Sriwedari jauh memberikan kenyamanan lebih karena seat-nya dua-dua dan dilengkapi dengan AC. Berbeda dengan Prameks yang bangkunya menyamping saling berhadapan dan hanya dilengkapi kipas angin. Beberapa saat setelah uji coba Sriwedari beroperasi, rangkaian kereta Sriwedari berganti nama menjadi Prameks. Saat ini hanya tersisa satu rangkaian kereta kuning yang masih beroperasi melayani rute Kutoarjo. Jika Anda ingin berwisata ke Jogja setelah singgah di Solo, nenempuhnya dengan perjalanan kereta api akan menjadi pengalaman yang menarik untuk Anda. 

Sewa mobil Solo WisataSolo dan sewa motor Solo WisataSolo menyediakan sewa mobil dan motor di Solo dengan harga terbaik, hubungi kami di 0818186285.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *