semarak jenang solo

Semarak Jenang Solo 2018

Semarak Jenang Solo 2018 yang dilaksanakan pada 17 February 2018, merupakan rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun Kota Solo ke 273.  Tahun lalu acara ini masih menggunakan nama Festival Jenang Solo, Semarak Jenang Solo 2018 kali ini dipusatkan di halaman Benteng Vastenburg Solo. Acara ini diikuti oleh berbagai elemen  yang ada di Solo dari Unsur Masyarakat, Kelurahan, Pasar, Hotel, Pengadilan, Kepolisian, Kodim, Kejaksaan dan berbagai dinas yang ada dibawah naungan Pemerintah Kota Solo. Semua instansi tersebut membuka stand yang menyediakan aneka jenang yang bisa dinikmati oleh semua pengunjung yang hadir di Beteng Vastenburg secara gratis. Acara ini di buka oleh Bapak Walikota Solo dan dihadiri oleh segenap jajaran pemerintah Kota Solo. Panjenengan bisa melihat aneka jenang yang sudah langka atau tidak umum, jenang jenang yang menjadi masakan khas Keraton Surakarta juga disajikan. Selain melihat para pengunjung juga bisa menikmatinya, ribuan takir yang siap diisi jenang sudah disiapkan, panjenengan tinggal menuju ke stand terkait untuk menikmati aneka jenang pilihan. Takir sendiri terbuat dari daun pisang yang dipincuk membentuk balok yang berlubang disisi atasnya. Pemerintah Kota Surakarta sendiri menyiapkan jenang sebanyak 17 macam jenang yang terdiri dari,

  1. Jenang Warna Papat
  2. Jenang Katul
  3. Jenang Salaka
  4. Jenang Majemukan
  5. Jenang Koloh
  6. Jenang Grendul
  7. Jenang Pati
  8. Jenang Sumsum
  9. Jenang Lahan
  10. Jenang Ngangrang
  11. Jenang Tamim
  12. Jenang Timbul
  13. Jenang Puputan
  14. Jenang Lemu
  15. Jenang Procotan
  16. Jenang Sengkala
  17. Jenang Abang Putih

Jenang Jenang diatas memiliki filosofi dalam budaya Jawa yang tidak lepas dari tahapan kehidupan orang Jawa yang diperingati dengan Jenang. Misal Jenang Procot, jenang ini dibuat untuk mendoakan bayi yang ada didalam kandungan Ibu ketika lahir diberi keselamatan dan kesehatan. Kemudian setelah si bayi lepas tali pusar atau puput masyarakat Jawa juga membuat jenang yang disebut dengan jenang puput. Keberadaan jenang ini sendiri dipercaya oleh masyarakat jawa sebagai bagian dari budaya yang harus dilestarikan dan sudah ada sejak jaman kerajaan Hindu Jawa. Salah satu tujuan dari Semarak Jenang Solo ini adalah melestarikan kebudayaan Jawa agar makanan ini tidak punah. Mari ke Solo bersama rental mobil & motor WisataSolo 0818186285 dapatkan harga terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *