Timlo, sejenis Sop yang hanya ada di Solo

Timlo merupakan makanan khas kota Solo yang  tak kalah unik dengan kuliner Solo lainnya. Sebagian orang menyebut timlo solos mirip dengan sop atau soto hanya saja pada timlo lebih berisi lebih banyak variasi . Timlo ini merupakan kuliner asli Solo, disajikan di piring dengan isian mie soun, wortel, kentang goreng, sosis/ lumpia, jamur,suwiran ayam, jeroan, telur kecap, daun seledri dan taburan bawang kemudian isian ini di siram kuah kaldu ayam. Lalu disajikan dengan nasi putih, sambal, dan perasan jeruk nipis. Memang isian dari timlo cukup banyak tapi hal inilah yang membuat timlo unik dan mempunyai ciri khas dibanding kuliner Solo lainnya. Untuk pembuatan kuah timlo sendiri, bahan-bahan yang dibutuhkan adalah air kaldu ayam, bawang putih, bawang merah, jahe, daun bawang, bumbu kaldu bubu rasa ayam, merica, gula, garam, dan minyak makan yang digunakan untuk menumis bumbu.

Timlo juga bisa dijumpai di warung Timlo Sastro, warung ini berlokasi di belakang Pasar Gede. Orang Solo lebih mengenal timlo disini dengan nama timlo Balong karena Pasar Gede ini berada di daerah Desa Balong. Timlo sastro telah berdiri sejak 1952, awalnya Pak Sastro membuka warung kaki lima ini di sebelah barat Pasar Gede namun telah tergusur karena perbaikan pasar, kemudian pindahlah warung ini ke sudut belakang Pasar Gede. Kini Timlo Sastro dikelola oleh anak-anak Pak Sastro, karena beliau telah wafat. Warung timlo ini buka dari jam setengah tujuh pagi sampai jam setengah empat sore. Biasanya warung Timlo lainnya menjual Timlo bersamaan dengan ragam menu lainnya tapi disini hanya khusus menjual timlo saja. Warung Timlo Sastro akan penuh pada jam sarapan pagi ataupun makan siang. Kalau anda datang pada jam-jam tersebut anda harus bersabar mengantri dengan pengunjung lainnya.  Disini juga anda akan disuguhi oleh musik keroncong yang menamai diri mereka Orkes Keroncong Timlo Sastro.

Selain di Timlo Sastro yang legendaris Timlo solo bisa dijumpai di Warung Es masuk. Nama warung ini memang terkesan aneh, judulnya es tapi mengapa malah menjual timlo. Tapi ternyata warung ini memang mempunyai menu es yang beragam bersama menu khas Solo lainnya namun menu yang paling juara adalah timlo. Timlo disini terkenal karena komplitnya, warung ini telah berdiri sejak 1952 dan sekarang telah membuka cabang di beberapa wilayah di kota Solo. Dulu warung es masuk berlokasi di Jalan Yos Sudarso , Kraton, Solo. namun kini telah berpindah tempat ke Kampung Gajahan, Reksoniten, Solo dengan mengusung konsep Joglo Jawa. Ketika makan ditempat ini kita juga akan disuguhi oleh musik keroncong asli, sehingga membuat kita makin bernafsu saja untuk melahap hidangan timlo yang tersedia di meja. Warung ini buka dari jam 9 pagi sampai jam 7 malam.

Timlo juga bisa dibeli di Kusumasari Jl Slamet Riyadi nonongan, selain di kota Solo anda tidak akan menemukan Timlo di jual di kota lain. Anda wajib mencoba Timlo bila anda berada di kota Solo dan dijamin akan ketagihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *